Tips adulting kali ini membahas bagaimana kamu bisa memperluas relasi, baik untuk berbisnis maupun bekerja. Kalau bicara soal adulting, salah satu hal yang krusial tapi kadang bikin grogi adalah memperluas relasi, alias networking.
Entah kamu lagi membangun karier, mengembangkan bisnis, atau hanya ingin membuka peluang baru, memiliki jaringan yang kuat adalah kunci.
Tips Adulting
Tapi gimana sih cara yang tepat untuk memperluas relasi tanpa terkesan “terlalu ambisius” atau “awkward”? Yuk, kita bahas cara-cara cerdas buat networking yang bisa kamu aplikasikan!
Kenapa Networking Itu Penting?
Menurut survei dari LinkedIn, 85% posisi pekerjaan terisi berkat networking. Ini berarti sebagian besar peluang karier atau bisnis didapat dari orang-orang yang kamu kenal atau rekomendasi dari orang lain.
Bukan hanya itu, penelitian dari Stanford Graduate School of Business menunjukkan bahwa wanita yang aktif berjejaring memiliki peluang sukses lebih besar dalam karier dan bisnis dibandingkan mereka yang kurang aktif membangun relasi.
Jadi, bisa dibilang networking adalah salah satu strategi penting buat memperluas peluang kamu, whether it’s for a better job or scaling your business.
Tips Cerdas untuk Memperluas Relasi
Mulai dari Inner Circle
Jangan remehkan orang-orang yang sudah ada di sekitar kamu.
Teman, keluarga, mantan rekan kerja, atau bahkan teman lama bisa jadi awal yang baik untuk memperluas relasi.Bicarakan tentang tujuan karier atau bisnis kamu kepada mereka.
Sometimes, you’ll be surprised at how connections can come from unexpected places. Selain itu, teman yang kamu percayai bisa memberikan support emosional dan feedback yang berharga.
2. Join Networking Events
Cari tahu acara networking di sekitar kamu yang sesuai dengan industri atau minat kamu. Acara seperti seminar, workshop, atau konferensi bisnis bisa menjadi tempat yang tepat untuk bertemu dengan orang baru yang sejalan dengan tujuan kamu.
Menurut Eventbrite, 41% wanita muda mengaku mendapatkan koneksi bisnis penting lewat acara-acara seperti ini.
Tips: Jangan cuma datang dan duduk manis di belakang. Coba dekati orang-orang, perkenalkan diri, dan bicarakan hal-hal yang relevan dengan minat atau profesi kamu.
But remember, jangan terlalu “salesy”—networking adalah tentang membangun hubungan, bukan langsung jualan.
3. Manfaatkan Media Sosial dengan Cerdas
Di era digital ini, media sosial adalah alat yang sangat powerful untuk memperluas relasi. Platform seperti LinkedIn, Instagram, dan bahkan Twitter bisa jadi pintu masuk buat berkenalan dengan orang-orang baru di industri kamu.
Pastikan profil kamu professional dan representatif. Misalnya, jika kamu aktif di LinkedIn, update profil kamu secara rutin dan engage dengan konten relevan.
Statistik dari CareerBuilder menunjukkan bahwa 70% pemberi kerja mencari kandidat melalui media sosial. So, make sure your online presence is aligned with your career or business goals!
4. Jangan Ragu untuk Meminta Pertemuan
Networking yang efektif nggak cuma terjadi di acara-acara besar. Kadang, one-on-one meetings justru lebih meaningful.
Kalau ada seseorang yang kamu kagumi dalam industri atau bidang yang kamu minati, jangan ragu untuk reach out dan mengajak bertemu untuk ngopi.
Kamu bisa gunakan kesempatan ini untuk bertanya, belajar dari pengalaman mereka, dan memperluas wawasan kamu.
Penelitian dari Harvard Business Review menyebutkan bahwa orang yang proaktif dalam mengatur pertemuan personal memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan mentor dan peluang bisnis.
5. Bersikap Otentik dan Peduli
Saat membangun jaringan, penting untuk tetap otentik. Jangan terlalu fokus pada apa yang bisa kamu dapatkan, tapi pikirkan juga bagaimana kamu bisa memberi manfaat kepada orang lain.
Networking yang sukses adalah tentang memberi dan menerima, bukan hanya mengambil.
Menurut penelitian dari University of Notre Dame, orang yang membangun relasi berdasarkan ketulusan dan sikap peduli cenderung memiliki jaringan yang lebih kuat dan tahan lama.
6. Jangan Abaikan Follow-Up
Setelah menghadiri acara networking atau bertemu orang baru, jangan lupa untuk follow-up! Mengirim pesan singkat atau email untuk berterima kasih atas waktu mereka bisa membuat kamu diingat.
Hal ini juga membuka peluang untuk melanjutkan diskusi lebih dalam ke depannya. Sederhana tapi efektif!
Keuntungan Networking Bagi Wanita Muda
Menurut survei dari McKinsey, wanita yang terlibat aktif dalam membangun jaringan profesional memiliki peluang dua kali lipat lebih besar untuk dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi.
Networking nggak hanya membuka pintu untuk peluang baru, tapi juga membantu kamu membangun reputasi profesional yang solid.
Dengan relasi yang kuat, kamu juga lebih mudah mendapatkan feedback yang jujur, insight tentang tren industri, dan tentunya akses ke peluang karier atau bisnis yang mungkin nggak tersedia secara publik.
It’s All About Building Relationships
Ingat, networking bukan soal seberapa banyak kartu nama yang kamu kumpulkan atau seberapa cepat kamu bisa “menjual” diri kamu.
Yang lebih penting adalah membangun hubungan yang bermakna dan saling menguntungkan. Relasi yang baik tidak hanya memberi peluang, tetapi juga bisa menjadi support system yang kuat dalam perjalanan karier atau bisnis kamu.
Jadi, mulailah bangun jaringan kamu dengan cara yang otentik, penuh percaya diri, dan pastikan kamu tetap menjaga hubungan baik. Siapa tahu, tips adulting ini bisa memberimu relasi yang bisa menjadi pintu gerbang untuk kesempatan besar di masa depan!
Selamat mencoba, dan stay connected, ladies!
