Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
CeriSpesial.com

For Your Special Side

CeriSpesial.com

For Your Special Side

  • Blog
    • Adulting
    • Career
    • Lifestyle
      • Beauty
      • Health
    • Personal
      • Perspektif
      • Narrative Mind
    • Relationships
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Our Team
  • Blog
    • Adulting
    • Career
    • Lifestyle
      • Beauty
      • Health
    • Personal
      • Perspektif
      • Narrative Mind
    • Relationships
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Our Team
Subscribe
Close

Search

ingin resign atau harus resign
Career

Pahami Beda: Ingin Resign Atau Harus Resign?

By Lisa
September 14, 2024 3 Min Read

Kamu pernah nggak sih ngerasa galau banget di tempat kerja?

Pengen resign tapi ragu-ragu, atau justru merasa terpaksa harus resign karena udah nggak tahan? Nah, kalau kamu lagi berada di situasi ini, kamu nggak sendirian kok.

Banyak dari kita pasti pernah ada di posisi bingung antara ingin resign atau harus resign. Jadi, yuk kita bahas bareng-bareng gimana caranya biar bisa bikin keputusan yang tepat!

Ingin Resign Atau Harus Resign?

Ingin Resign: Ketika Rasa Jenuh Menyapa

Kadang-kadang kita merasa bosan atau jenuh sama rutinitas kerja. Apalagi kalau kamu udah lama banget di satu posisi dan ngerasa nggak ada perkembangan, baik dari segi karier atau skill.

Rasa ingin resign mulai muncul dan jadi semakin kuat tiap kali kamu merasa stuck. Belum lagi kalau kamu ngerasa kerjaan ini nggak lagi sesuai dengan passion kamu.

Tapi sebelum buru-buru ngirim surat resign, coba tanyain diri sendiri dulu deh. Apa kamu bener-bener ingin resign karena nggak ada lagi yang bisa kamu kembangkan di tempat kerja sekarang?

Atau kamu cuma lagi butuh liburan panjang buat recharge energi?

Advertisements
Lanjut Baca  Networking Tanpa Maksa: Santai, Tulus, Tapi Tetap Powerful
Ad 4

Kadang, rasa jenuh itu muncul karena kita kurang tantangan atau terlalu lama dalam zona nyaman. Jadi, sebelum memutuskan resign, coba cari cara untuk menambah tantangan dalam pekerjaanmu dulu.

Harus Resign: Ketika Kondisi Udah Nggak Bisa Ditoleransi

Beda cerita kalau kamu merasa harus resign. Ini biasanya karena ada kondisi yang udah nggak bisa ditoleransi lagi. Misalnya, lingkungan kerja yang toxic, tekanan yang nggak manusiawi, atau mungkin kamu udah merasa kesehatan mentalmu terganggu gara-gara beban kerja yang terlalu berat.

Kalau udah kayak gini, resign mungkin jadi pilihan terbaik buat kamu.

Kesehatan mental dan fisik itu jauh lebih penting daripada sekadar gaji atau posisi. Jangan sampai kamu terus-terusan mengorbankan dirimu sendiri untuk sesuatu yang jelas-jelas udah nggak sehat.

Sebelum kamu benar-benar resign, coba siapkan dulu rencana cadangan. Mulai dari menyiapkan tabungan yang cukup untuk beberapa bulan ke depan, hingga mencari peluang kerja lain yang lebih baik.

Kalau semuanya udah siap, langkah resign pun bakal terasa lebih ringan dan nggak menakutkan.

Lanjut Baca  Networking Goals: Tips Adulting Buat Wanita Muda Memperluas Relasi

Gimana Biar Nggak Salah Pilih?

Memutuskan untuk resign atau nggak itu memang keputusan besar.

Jangan sampai kamu bikin keputusan hanya karena emosi sesaat atau tekanan dari luar. Coba buat daftar pro dan kontra dari situasi kerjamu saat ini.

Apa aja yang bikin kamu betah, dan apa yang bikin kamu pengen kabur? Dengan melihat semuanya secara objektif, kamu bisa punya gambaran yang lebih jelas soal apa yang sebenarnya kamu butuhkan.

Selain itu, jangan ragu buat diskusi sama orang-orang terdekat. Bisa itu teman kerja yang kamu percaya, keluarga, atau bahkan mentor. Kadang, kita butuh sudut pandang dari orang lain yang bisa ngasih insight baru buat keputusan kita.

Jangan Lupa Siapkan Mental

Baik itu ingin resign atau harus resign, yang jelas kamu harus siap secara mental.

Resign dari pekerjaan bukan berarti hidupmu selesai, justru ini bisa jadi awal dari perjalanan baru yang lebih seru dan menantang. Jangan takut buat mengambil risiko, apalagi kalau kamu tahu ini adalah yang terbaik buat dirimu sendiri.

Ingat, hidup itu tentang pilihan. Dan setiap pilihan pasti ada konsekuensinya.

Advertisements
Lanjut Baca  Sulit Berkata Tidak kepada Atasan Bukan Berarti Kamu Karyawan Baik
Ad 5

Yang terpenting, pilihlah yang paling sesuai dengan kondisi dan kebahagiaanmu. Kamu berhak untuk hidup dan bekerja dengan bahagia, tanpa harus merasa terbebani atau tertekan.

Lagipula, next kamu berkesmepatan cari kerja sesempurna mungkin untuk dirimu. Bermodalkan pengalaman sebelumnya, kamu tahu apa yang harus dihindari dan apa yang harus dikejar.

Kamu Sudah Tahu Jawabannya

Mau resign karena ingin atau karena harus, dua-duanya punya alasan yang valid.

Yang terpenting adalah kamu tahu apa yang kamu mau dan apa yang kamu butuhkan. Jangan biarkan dirimu terjebak di situasi yang nggak bikin bahagia.

Percaya deh, keputusan untuk resign, kalau udah dipikirkan matang-matang, pasti akan membawa kamu ke tempat yang lebih baik.

Intinya, jangan ragu untuk memilih jalan yang sesuai buatmu. Kamu yang pegang kendali, jadi pastikan pilihanmu membawa kamu ke arah yang lebih cerah dan bahagia!

Postingan Terkait

  • Kapan Harus Ke Dokter Mata?
  • Kapan Harus Ke Dokter Gigi?
  • Kesuksesan Merupakan Hasil Usaha Atau Keberuntungan Saja?
Author

Lisa

Follow Me
Other Articles
Kenapa tabungan itu penting? Atau sebenarnya tidak sepenting yang kita kira?
Previous

Apakah Tabungan Sepenting Itu?

menghadapi orang toxic
Next

Tips Jaga Mental dari Pengaruh Orang Toxic di Sekitar Kamu

No Comment! Be the first one.

    Leave a Reply Cancel reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    • Ads
    • Adulting
    • Beauty
    • Career
    • Health
    • Lifestyle
    • Narrative Mind
    • Personal
    • Perspektif
    • Relationships
    • Uncategorized

    adulting aduting antixiety asam folat bisnis buku film finansial gaya karir kepribadian kesehatan mental Kesehatan Wanita keuangan konspirasi krisis identitas kuku kulit wajah magic herbs makeup make up menikah networking olahraga optimis parfum pasangan perspektif positif rambut relasi relationship relationships sef care self care skill skincare sosial sosial media styling tidur trauma uang young adult young adut

    Site Statistics
    • Total visitors : 5,570
    Copyright 2026 — CeriSpesial.com. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme