Siapa di sini yang suka nunda-nunda pekerjaan? ♀️ Tips adulting kali ini jadi wake up call buat kamu yang suka menunda-nunda.
It’s okay, you’re not alone!
Procrastination atau kebiasaan menunda pekerjaan itu hal yang sangat umum, terutama di kalangan wanita muda yang sedang beradaptasi dengan kehidupan dewasa. Tapi, gimana ya cara kita bisa berubah dari yang tadinya suka nunda jadi lebih produktif?
Tenang, ada kok beberapa tips yang bisa bikin kamu lebih terarah dan nggak overwhelmed sama segala macam tanggung jawab!
Apa Itu Procrastination?
Procrastination adalah ketika kamu menunda tugas yang seharusnya dikerjakan, bahkan saat kamu tahu tugas itu penting.
Biasanya, ini dilakukan dengan mengalihkan perhatian ke hal-hal yang lebih menyenangkan atau yang terasa “lebih mudah” pada saat itu, kayak nonton drama, scrolling social media, atau justru tidur siang. Sounds familiar?
Menurut studi dari American Psychological Association, 20% orang dewasa secara rutin menunda-nunda tugas mereka, dan ini lebih sering terjadi pada usia muda. Selain bikin stres meningkat, kebiasaan ini juga bisa memengaruhi performa kerja atau studi kamu.
Dampak Procrastination pada Wanita Muda
Wanita muda seringkali merasa terjebak dalam berbagai tanggung jawab—karier, hubungan sosial, kesehatan, dan self-care.
Berdasarkan penelitian dari University of Calgary, procrastination bisa menyebabkan tingkat stres yang lebih tinggi dan bahkan bisa memengaruhi kesehatan mental. Hal ini makin terasa karena wanita cenderung lebih banyak berperan dalam multitasking.
Tapi, jangan khawatir! Kamu bisa mengatasi kebiasaan ini dengan beberapa strategi yang simpel tapi efektif. Let’s get started!
1. Break Tasks into Small Pieces
Tugas yang besar bisa terasa menakutkan dan bikin kita malah menjauh dari tugas itu.
Misalnya, kalau kamu harus menyelesaikan presentasi besar di kantor, kadang-kadang hal ini bisa terasa overwhelming. Solusinya? Pecah tugas besar itu jadi langkah-langkah kecil yang manageable.
Misalnya, mulai dengan riset, lalu buat kerangka, lalu desain slide. Dengan langkah-langkah kecil, tugas jadi terasa lebih ringan dan lebih gampang dikerjakan.
Menurut survei dari Journal of Consumer Research, orang yang memecah tugas besar menjadi bagian kecil cenderung 25% lebih produktif.
2. Atur Waktu dengan Teknik Pomodoro
Teknik Pomodoro adalah cara yang simpel tapi powerful buat melawan procrastination.
Kamu hanya perlu mengatur waktu selama 25 menit untuk fokus penuh pada satu tugas, lalu ambil istirahat 5 menit. Setelah 4 kali Pomodoro, kamu bisa mengambil istirahat yang lebih lama (20-30 menit). Cara ini bikin kamu nggak merasa terbebani dengan tugas besar, tapi tetap produktif dalam waktu singkat.
Penelitian dari Cirillo Company yang menciptakan teknik ini, menemukan bahwa 50% orang yang menerapkan Pomodoro mengalami peningkatan fokus dan penurunan kecenderungan untuk menunda pekerjaan.
3. Temukan Waktu Produktif Kamu
Everyone has their own prime time.
Ada yang lebih produktif di pagi hari, sementara yang lain justru lebih fokus di malam hari.
Termasuk dalam tips adulting, kamu harus kenali kapan waktu produktif kamu dan coba alokasikan tugas-tugas yang paling penting di jam-jam tersebut.
Studi dari Duke University menunjukkan bahwa orang yang bekerja sesuai dengan waktu produktifnya bisa meningkatkan produktivitas hingga 40%. Jadi, kalau kamu morning person, manfaatkan pagi buat tugas-tugas penting.
Kalau kamu night owl, nggak apa-apa banget kalau kamu merasa lebih produktif di malam hari.
4. Stop Multitasking, Focus on One Thing
Multitasking terdengar keren, tapi faktanya, itu bisa bikin kamu justru nggak efektif. Menurut penelitian dari Stanford University, multitasking justru menurunkan produktivitas sebanyak 40%.
Alih-alih melakukan banyak hal sekaligus, fokuslah pada satu tugas hingga selesai sebelum pindah ke tugas lain. Dengan fokus penuh pada satu hal, kamu bisa lebih cepat menyelesaikan tugas dan kualitas kerja juga lebih baik.
5. Reward Yourself!
Sometimes, motivation comes from small rewards. Setelah menyelesaikan tugas, berikan penghargaan kecil untuk diri kamu sendiri. Bisa sesederhana istirahat nonton episode drama favorit, beli kopi enak, atau sekadar rebahan tanpa rasa bersalah.
Menurut studi dari Psychological Science, self-reward setelah menyelesaikan tugas membantu otak kita membentuk pola positif yang mendorong produktivitas lebih lanjut. Jadi, nggak ada salahnya reward diri sendiri setelah produktif, ya!
6. Minimalkan Distraksi
Distraksi adalah musuh terbesar produktivitas. Mulai dari notifikasi HP, social media, sampai obrolan random di grup chat, semua bisa mengganggu fokus kamu. Solusinya? Coba buat zona bebas distraksi.
Contoh, matikan notifikasi HP selama kamu bekerja, atau gunakan aplikasi yang bisa membatasi waktu penggunaan social media, seperti Forest atau Focus@Will.
Menurut laporan dari Deloitte, rata-rata orang memeriksa smartphone mereka sebanyak 47 kali sehari! Bayangkan betapa banyak waktu yang terbuang gara-gara distraksi ini.
7. Jangan Perfeksionis
Salah satu alasan kenapa kita suka procrastinate adalah karena takut hasil kerjaan nggak sempurna. Padahal, being a perfectionist bisa membuang banyak waktu dan energi.
Instead of aiming for perfection, fokuslah untuk just get it done. Kamu selalu bisa memperbaiki dan menyempurnakan di kemudian hari, yang penting adalah menyelesaikan dulu.
8. Buat To-Do List yang Realistis
Bikin to-do list adalah salah satu cara paling efektif buat stay on track. Tapi, jangan sampai kamu memasukkan terlalu banyak tugas dalam satu hari.
Bikinlah to-do list yang realistis, cukup 3-5 tugas utama per hari, supaya kamu nggak overwhelmed. Dengan begitu, kamu bisa tetap fokus dan produktif tanpa merasa kewalahan.
Produktivitas Itu Tentang Konsistensi
Ingat, produktivitas bukan tentang seberapa cepat kamu menyelesaikan semua hal, tapi tentang konsistensi dalam menyelesaikan tugas-tugas penting.
Procrastination bisa bikin kamu stres, tapi dengan langkah-langkah sederhana seperti di atas, kamu bisa lebih fokus, lebih teratur, dan tentunya lebih produktif.
Jadi, next time kamu ngerasa pengen nunda-nunda lagi, ingatlah tips adulting ini, tarik napas, dan mulai dari satu langkah kecil. You got this, girl! ✨
