Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
CeriSpesial.com

For Your Special Side

CeriSpesial.com

For Your Special Side

  • Blog
    • Adulting
    • Career
    • Lifestyle
      • Beauty
      • Health
    • Personal
      • Perspektif
      • Narrative Mind
    • Relationships
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Our Team
  • Blog
    • Adulting
    • Career
    • Lifestyle
      • Beauty
      • Health
    • Personal
      • Perspektif
      • Narrative Mind
    • Relationships
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Our Team
Subscribe
Close

Search

financial anxiety
Personal

Takut Menghabiskan Uang Meski Punya Tabungan, Apakah Termasuk Financial Anxiety?

By Finta
September 1, 2026 3 Min Read

Financial anxiety adalah rasa khawatir, takut, atau tertekan yang berkaitan dengan kondisi keuangan, termasuk ketika sebenarnya kita masih memiliki tabungan. Pernah merasa bersalah setelah membeli sesuatu untuk diri sendiri? Atau berkali-kali mengecek saldo setelah mengeluarkan uang Rp100 ribu, padahal dana darurat masih aman? Perasaan semacam ini cukup umum dan tidak selalu disebabkan oleh kondisi finansial yang buruk.

Punya Tabungan Belum Tentu Membuat Tenang

Secara logika, tabungan seharusnya memberikan rasa aman. Namun, hubungan seseorang dengan uang tidak selalu berjalan berdasarkan angka. Pengalaman kehilangan pekerjaan, pernah kekurangan uang, tumbuh dalam keluarga yang sering membicarakan masalah finansial, atau melihat biaya hidup terus meningkat dapat membentuk kekhawatiran terhadap masa depan.

Data American Psychological Association (APA) menunjukkan kuatnya tekanan finansial pada kelompok usia muda. Dalam survei Stress in America, 82% orang berusia 18–34 tahun menyebut uang sebagai sumber stres yang signifikan. Bahkan, 67% kelompok usia tersebut mengatakan mereka merasa “consumed” atau sangat tersita oleh kekhawatiran mengenai uang.

Karena itu, financial anxiety bisa tetap muncul meskipun angka di rekening sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan saat ini.

Lanjut Baca  Kenapa Interaksi Sosial Bisa Terasa Melelahkan?

Takut Saldo Berkurang

Salah satu bentuk kecemasan finansial yang mudah dikenali adalah merasa tidak nyaman melihat saldo berkurang. Misalnya, seseorang memiliki tabungan Rp20 juta dan membeli sepatu seharga Rp800 ribu. Secara finansial pembelian tersebut sudah direncanakan dan tidak mengganggu kebutuhan pokok, tetapi setelah transaksi muncul penyesalan: “Seharusnya uangnya ditabung saja.”

Ada perbedaan antara hemat dan takut menggunakan uang. Hemat biasanya lahir dari keputusan sadar untuk mencapai tujuan tertentu. Sebaliknya, financial anxiety dapat membuat seseorang merasa tidak aman setiap kali mengeluarkan uang, bahkan untuk kebutuhan yang sebenarnya sudah masuk anggaran.

Beberapa tandanya dapat berupa:

Advertisements
Ad 4
  • Merasa bersalah setiap membeli sesuatu untuk diri sendiri.
  • Terlalu sering mengecek saldo rekening.
  • Terus memikirkan kemungkinan kehilangan pekerjaan atau pendapatan.
  • Takut menggunakan dana meskipun kebutuhan tersebut penting.
  • Sulit menikmati hasil kerja karena merasa semua uang harus disimpan.
  • Membatalkan rencana yang sebenarnya mampu dibayar karena takut saldo berkurang.

Kekhawatiran Itu Tidak Sepenuhnya Tidak Masuk Akal

Keinginan memiliki tabungan tentu memiliki dasar yang rasional. Laporan Federal Reserve mengenai kondisi ekonomi rumah tangga AS pada 2025 menemukan hanya 55% orang dewasa memiliki dana darurat yang mampu menutup tiga bulan pengeluaran. Untuk kelompok usia 18–29 tahun, angkanya bahkan hanya 37%.

Lanjut Baca  Berbisnis dengan Pacar: Kelebihan, Tantangan, dan Pertimbangan Penting

Dalam laporan yang sama, 63% orang dewasa mengatakan mereka mampu menanggung pengeluaran darurat senilai US$400 menggunakan uang tunai atau setara kas. Angka tersebut menunjukkan bahwa memiliki bantalan keuangan memang penting.

Masalah muncul ketika keinginan menjaga keamanan finansial berkembang menjadi financial anxiety yang membuat kehidupan sehari-hari terasa penuh ancaman.

Kapan Kita Boleh Menggunakan Tabungan?

Tidak semua uang harus memiliki fungsi yang sama. Kita dapat memisahkan dana darurat, kebutuhan bulanan, investasi, tabungan tujuan tertentu, serta fun money. Dengan pembagian tersebut, membeli tiket konser atau makan di restoran tidak harus terasa seperti mengambil uang dari masa depan.

Misalnya, daripada hanya memiliki satu rekening berisi Rp30 juta, kita bisa memberikan “nama” pada uang tersebut: Rp15 juta dana darurat, Rp10 juta tabungan tujuan, dan Rp5 juta untuk kebutuhan fleksibel. Cara ini membantu otak memahami bahwa sebagian uang memang boleh digunakan.

Financial anxiety juga bisa dikurangi dengan melihat angka secara objektif. Hitung pengeluaran rutin, tentukan target dana darurat, dan ketahui berapa uang yang benar-benar tersedia setelah seluruh kewajiban terpenuhi.

Lanjut Baca  Cara Membangun Kebiasaan Baik Tanpa Merasa Terbebani

Uang Juga Dibuat untuk Digunakan

Menabung adalah kebiasaan finansial yang sehat, tetapi tujuan mengelola uang bukan sekadar membuat angka rekening terus bertambah. Uang juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan, menciptakan pengalaman, meningkatkan kenyamanan, dan membantu kita menjalani kehidupan.

Jika financial anxiety membuat seseorang terus merasa kekurangan meskipun kondisi finansial relatif aman, mungkin yang perlu diperiksa bukan hanya saldo rekening, tetapi hubungan emosional dengan uang. Membuat anggaran yang memberi ruang untuk menikmati hasil kerja dapat membantu menciptakan keseimbangan antara mempersiapkan masa depan dan hidup hari ini.

Advertisements
Ad 5

Postingan Terkait

  • Tips Nyata untuk Menghadapi Financial Anxiety
  • Apakah Tabungan Sepenting Itu?
  • Memperbaiki Friendship Anxiety

Tags:

adultingkesehatan mentalkeuangan
Author

Finta

Follow Me
Other Articles
tidur berkualitas cerispesial
Previous

Mengapa Tidur Berkualitas Lebih Penting daripada Tidur Lama?

Bedtime procrastination
Next

Kenapa Kita Menolak Tidur di Malam Hari Meski Badan Sudah Lelah?

No Comment! Be the first one.

    Leave a Reply Cancel reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    • Ads
    • Adulting
    • Beauty
    • Career
    • Health
    • Lifestyle
    • Narrative Mind
    • Personal
    • Perspektif
    • Relationships
    • Uncategorized

    adulting aduting antixiety asam folat bisnis buku film finansial gaya karir kepribadian kesehatan mental Kesehatan Wanita keuangan konspirasi krisis identitas kuku kulit wajah magic herbs makeup make up menikah networking olahraga optimis parfum pasangan perspektif positif rambut relasi relationship relationships sef care self care skill skincare sosial sosial media styling tidur trauma uang young adult young adut

    Site Statistics
    • Total visitors : 5,570
    Copyright 2026 — CeriSpesial.com. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme