Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
CeriSpesial.com

For Your Special Side

CeriSpesial.com

For Your Special Side

  • Blog
    • Adulting
    • Career
    • Lifestyle
      • Beauty
      • Health
    • Personal
      • Perspektif
      • Narrative Mind
    • Relationships
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Our Team
  • Blog
    • Adulting
    • Career
    • Lifestyle
      • Beauty
      • Health
    • Personal
      • Perspektif
      • Narrative Mind
    • Relationships
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Our Team
Subscribe
Close

Search

sunday scaries cerispesial
Perspektif

Kenapa Minggu Sore Sering Membuat Kita Cemas Memikirkan Senin?

By Grace
October 18, 2026 3 Min Read

Sunday Scaries adalah perasaan cemas, gelisah, atau tidak nyaman yang muncul menjelang berakhirnya akhir pekan karena mulai memikirkan pekerjaan pada hari Senin. Minggu pagi mungkin masih terasa menyenangkan, tetapi memasuki sore hari pikiran mulai dipenuhi deadline, meeting, chat pekerjaan, atau tugas yang belum selesai. Padahal, laptop bahkan belum dibuka.

Fenomena ini cukup umum. American Psychological Association (APA) pernah menyoroti survei LinkedIn 2023 yang menemukan sekitar 75% pekerja mengalami Sunday Scaries. Artinya, rasa tidak nyaman ketika Senin semakin dekat bukan pengalaman yang hanya dirasakan segelintir pekerja.

Kenapa Minggu Sore Bisa Terasa Berbeda?

Secara sederhana, otak mulai berpindah dari weekend mode menuju work mode. Kita mulai mengantisipasi berbagai hal yang mungkin terjadi esok hari. Jika pekerjaan sedang penuh tekanan, proses antisipasi tersebut bisa berubah menjadi kekhawatiran.

Sunday Scaries bisa muncul dalam bentuk yang berbeda pada setiap orang, seperti:

  • Sulit menikmati sisa hari Minggu.
  • Berkali-kali mengecek email atau chat pekerjaan.
  • Memikirkan deadline yang sebenarnya masih beberapa hari lagi.
  • Merasa gelisah tanpa mengetahui penyebab spesifiknya.
  • Sulit tidur pada Minggu malam.
  • Merasa malas, sedih, atau kehilangan energi ketika mengingat Senin.
Lanjut Baca  Shared Delusion Mengapa Kita Bisa Percaya Bersama

Kondisi pekerjaan juga berpengaruh. Data APA dalam Work in America Survey 2024 menunjukkan 48% pekerja berusia 18–25 tahun dan 51% pekerja berusia 26–43 tahun mengatakan biasanya merasa tegang atau stres selama hari kerja.

“Tapi Aku Kerja Remote, Kenapa Tetap Cemas?”

Ada anggapan bahwa kerja remote otomatis membuat kehidupan jauh lebih santai. Tidak perlu menghadapi kemacetan, tidak perlu datang ke kantor setiap pagi, bahkan sebagian orang bebas bekerja dari coffee shop, kamar tidur, atau kota mana pun.

Di luar sana, banyak young adult bekerja remote sebagai content writer, graphic designer, programmer, SEO specialist, social media manager, virtual assistant, freelancer, hingga menjalankan bisnis online sendiri. Namun fleksibilitas lokasi ternyata tidak otomatis menghilangkan Sunday Scaries.

Advertisements
Ad 4

APA, mengutip data Gallup, pernah melaporkan bahwa pekerja yang bekerja secara hybrid maupun sepenuhnya remote termasuk kelompok yang melaporkan tingkat stres tertinggi dalam survei global tersebut. Ini menunjukkan bahwa lokasi kerja bukan satu-satunya faktor yang menentukan tingkat stres seseorang.

Lanjut Baca  Memahami Lindy Effect untuk Menghindari Keputusan Impulsif

Kerja remote bahkan dapat membuat batas antara kehidupan pribadi dan pekerjaan menjadi kabur. Laptop berada beberapa meter dari tempat tidur, notifikasi pekerjaan masuk pada akhir pekan, dan tidak ada perjalanan pulang kantor yang secara psikologis menandai bahwa pekerjaan sudah selesai.

Bukan Berarti Kamu Membenci Pekerjaan

Mengalami Sunday Scaries juga tidak selalu berarti seseorang berada di pekerjaan yang salah. Bisa saja kita menyukai pekerjaan tetapi sedang menghadapi workload tinggi, ketidakpastian karier, target baru, konflik dengan rekan kerja, atau sekadar merasa belum siap meninggalkan suasana akhir pekan.

Bagi young adult, kecemasan tersebut dapat bercampur dengan persoalan lain. Ada target finansial, kebutuhan hidup yang meningkat, keinginan berkembang dalam karier, sampai kekhawatiran apakah pekerjaan yang dijalani sekarang masih relevan beberapa tahun mendatang.

APA pada laporan Stress in America 2025 menemukan 65% orang dewasa berusia 18–34 tahun melaporkan stres terkait perkembangan AI, meningkat dari 52% pada tahun sebelumnya. Perubahan dunia kerja yang begitu cepat dapat menambah lapisan ketidakpastian bagi pekerja muda.

Membuat Minggu Sore Terasa Seperti Minggu Lagi

Jika Sunday Scaries sering datang, cobalah menghindari kebiasaan menjadikan Minggu sebagai “hari persiapan kerja” sepenuhnya. Menyiapkan pakaian, agenda, atau daftar pekerjaan untuk Senin boleh dilakukan, tetapi berikan batas waktu agar pikiran tidak menghabiskan sepanjang sore untuk bekerja sebelum pekerjaan benar-benar dimulai.

Lanjut Baca  Hati-Hati dengan Halo Effect! Jangan Sampai Salah Menilai

Buat satu aktivitas kecil yang hanya dilakukan pada Minggu sore: menonton film, olahraga ringan, membaca, pergi mencari makanan favorit, atau bertemu teman. Tujuannya sederhana, yaitu mengembalikan Minggu sebagai bagian dari waktu istirahat.

Sunday Scaries mungkin tidak langsung hilang hanya karena kita memiliki pekerjaan fleksibel atau bekerja dari rumah. Namun, ketika rasa cemas setiap Minggu mulai mengganggu tidur, hubungan, atau kehidupan sehari-hari secara konsisten, itu bisa menjadi sinyal untuk melihat kembali beban kerja, batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta sumber kecemasan yang sebenarnya.

Advertisements
Ad 5

Postingan Terkait

  • Kenapa Kita Takut Membuat Keputusan
  • Apakah Pasangan Kita Membutuhkan Validasi Perasaan?
  • Mengapa Kita Mudah Terpengaruh oleh Social Proof

Tags:

kesehatan mentalperspektif
Author

Grace

Follow Me
Other Articles
self sabotage dalam hidup
Previous

Self Sabotage dalam Hidup Bisa Muncul karena Takut Sukses

tidak pernah melihat story orang lain
Next

Kenapa Ada Orang yang Tidak Pernah Melihat Story Orang Lain?

No Comment! Be the first one.

    Leave a Reply Cancel reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    • Ads
    • Adulting
    • Beauty
    • Career
    • Health
    • Lifestyle
    • Narrative Mind
    • Personal
    • Perspektif
    • Relationships
    • Uncategorized

    adulting aduting asam folat bisnis buku debat dunia kerja film finansial gaya karir kepribadian kesehatan mental Kesehatan Wanita keuangan konspirasi krisis identitas kuku kulit wajah makeup make up menikah networking olahraga optimis parfum pasangan perspektif positif rambut relasi relationship relationships sef care self care skill skincare sosial sosial media styling tidur trauma uang WFH young adult

    Site Statistics
    • Total visitors : 6,162
    Copyright 2026 — CeriSpesial.com. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme